Warisan Muslim

 

Nabi Muhammad telah mewariskan dua pusaka penting bagi umatnya, Al-Qur’an dan Hadist. Dua hal inilah yang selalu digengung-dengungkan oleh umat islam. Bahwa siapa yang berpegang teguh pada keduanya tidak akan pernah tersesat. Menurut pemahaman  saya, ini tidak hanya sekedar warisan saja yang harus dibaca tiap kutbah jumat, dipelajari, dipahami, dan diamalkan. Tapi lebih dari itu semua, nabi ingin mengajarkan pada umatnya bahwa sebagai muslim, kita juga seharusnya membuat sesuatu yang berharga dan bisa diwariskan untuk anak cucu kita nantinya. Warisan disini menurutku bukanlah warisan harta, tahta atau sejenisnya, tapi warisan yang jauh lebih bernilai dari pada itu semua sampai tidak mungkin dibagi-bagi menurut hukum waris islam.

Apa itu warisan yang tidak bisa dibagi? Ilmu adalah salah satunya. Kenapa ilmu tidak bisa dibagi? Karena berdasarkan ilmu matematika, jika sesuatu dibagi dengan sesuatu maka nilainya akan berkurang dari nilai asal. Tapi hal itu tidak berlaku buat ilmu, karena semakin kita membagi ilmu akan bertambah pula ilmu kita. Contohnya ketika anda menulis pada media blog seperti ini, biasanya akan ada saja orang lain yang berkomentar harus ini, harus itu, sebaiknya begini, sebaiknya begitu, jangan begini, jangan begitu. Komentar-komentar itu biasanya akan membuat penulis ingin belajar lebih jauh lagi, ingin tahu lebih banyak lagi. Mungkin yang dapat mengurangi ilmu adalah sesuatu yang tidak barokah, misalnya kesombongan, kemunafikan, dsb.

Pada masa keemasan islam, sekitar abad kedelapan dan kesembilan, islam mempunyai pengaruh yang sangat besar di dunia dengan menguasai hampir separuhnya. Banyak sekali ilmuan dan ulama yang produktif dengan menghasilkan berbagai macam penemuan dan karya. Seperti Ibnu al-haitam yang pertama kali melakukan penelitian tentang bagaimana sebernarnya proses melihat yang dilakukan oleh mata kita. Dan melalui penelitian ini pula dia akhirnya menemukan optik. Ada juga al-khwarizmi yang mempopulerkan angka arab (0-9) yang kita kenal saat ini. Dia juga yang memperkenalkan aljabar dan algoritma.

Sebagian besar hasil penemuan dan buku-buku karya ilmuan islam sudah dialihbahasakan oleh bangsa barat. Dan mereka juga lah yang saat ini dengan giat mempelajari itu semua sehingga mereka bisa maju seperti sekarang ini. Mulai sekarang ayo belajar terus, menulis terus, tingkatkan keilmuan kita. Mari kita susun sesuatu yang berharga, paling tidak sesuatu yang nantinya bisa kita ceritakan pada anak dan cucu kita.

Sumber: http://1001inventions.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s