Berbagi yuk.. (2)

Pas lihat-lihat google+ ada teman yang sharing video clip ini. Denger lagu Gigi yang satu ini sering di radio, tapi belum pernah lihat clip-nya. Ternyata bagus juga cerita di video clip tersebut. Cerita yang mengingatkan untuk berbagi kepada sesama. Melihat video clip ini saya jadi ingin menulis melanjutkan salah satu postingan saya sebelumnya Berbagi yuk.. Sebenarnya apa indah dan nikmatnya berbagi? Jangan tanya saya, karena saya bukan ustadz bukan kyai😀. Kalau pernah lihat tausiahnya Ustad Yusuf Mansyur pasti sedikit banyak sudah paham. Kalau masih penasaran silahkan buka sendiri di http://www.wisatahati.com/index.php.

Saya tidak akan berbicara panjang lebar mengenai hukum/tuntunan/syariat berbagi, sedekah, infaq, shodaqoh, apapun namanya itu. Saya yakin sudah banyak yang lebih mengerti dari pada saya pribadi. Lagi pula saya juga tidak bisa menguraikannya😀. Saya disini hanya ingin berbagi.

Berbagi itu sebaiknya banyak apa sedikit ya? hmm atau sesuai kemampuan atau sesuai keinginan? Ayo milih yang mana? Terserah deh milih yang mana aja, tapi yang penting sudah mau berbagi, gitu aja mungkin😀. Pernah ada yang bilang “ketika bisa berbagi/memberikan sesuatu yang paling kamu cintai, maka akan mulia di hadapan Tuhan“. Ga tau bener gitu apa ga kalimatnya. Maklumlah dulu kuliah aja sering tidur, apalagi inget2 nasihat orang lain, hehe.

Berbagi seharusnya tidak menunggu punya sesuatu dulu, karena dengan berbagi kita akan diijinkan untuk mendapatkan sesuatu yang baru. Untuk berbagi bisa dimulai dari hal-hal kecil dulu, misalnya berbagi senyum untuk orang-orang di sekitar anda. Bikin mereka tersenyum, tertawa, bahagia sekalipun diri sendiri mungkin dalam kesedihan, wahh susah iki….

Bagian tersulit dalam berbagi mungkin adalah konsistensi (istiqamah dalam bahasa agamanya). Berbagi sekali, dua kali mungkin mudah, tapi untuk berbagi terus itu yang sulit. Tersenyum pada teman atau orang lain mudah, tapi untuk bisa tersenyum setiap kali bertemu mereka itu yang sulit. Apalagi kalau lagi ketemu orang yang pernah bikin mangkel di hati, huhh jangankan untuk senyum ketemu pun tidak mau😀.

Dalam video clip di atas Gigi menyoroti tentang anak-anak yatim piatu yang masih banyak memerlukan bantuan dan santunan.  Untuk memberikan santunan kepada mereka bisa dilakukan melalui lembaga-lembaga zakat, shadaqah atau ke yayasan yang secara langsung menangani anak-anak yatim piatu. Setelah beberapa waktu lalu diberitakan di TV mengenai penyalahgunaan sumbangan untuk kepentingan orang-orang tertentu, sekarang jadi ragu-ragu juga untuk memberikan sumbangan melalui mereka. Waktu itu diberitakan bahwa orang-orang yang keliling membawa kotak sumbangan tersebut ternyata bukan bekerja atas nama yayasan terntentu, bahkan mereka sendiri tidak tahu mengenai keberadaan lembaga yang mereka wakili tersebut. Sehingga uang hasil sumbangan tidak sampai kepada yang berhak dan membutuhkannya.

Oleh karena itu saya kemarin mencari-cari lembaga-lembaga donator yang ada di Indonesia ini. Setelah browsing kesana-kemari akhirnya dapat juga. Hasilnya silahkan cek pada daftar di bawah ini. Untuk memberikan bantuan melalui mereka bisa cek langsung ke alamat website-nya. Mungkin masih ada banyak lagi lembaga lainnya, tapi karena saya carinya lewat internet saja jadinya hanya yang memiliki website saja yang saya cantumkan disini. Insya Allah kalau memberikan santunan melalui lembaga-lembaga ini bantuan bisa sampai ke tangan yang berhak.

Selamat berbagi. Bantuan anda akan menghadirkan senyum bagi mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s