Indonesia butuh cerita (1)

Tell your story

* Bingung juga kenapa milih judul itu😀

Berawal dari sebuah acara di tv nasional, saya jadi kepengen nge-blog lagi. Tayangan itu dipandu oleh Bpk. Renald Kasali yang berjudul rumah perubahan. Acaranya bagus, karena tiap episode menghadirkan cerita-cerita inspiratif dari berbagai narasumber. Beberapa tanyangan program rumah perubahan ini bisa ditonton disini. Pada episode yang saya tonton waktu itu, bercerita tentang kisah seorang wanita (sy lupa namanya :D) yang melakukan perubahan melalui bercerita.

Awal karir beliau dimulai sebagai penyiar radio. Beralih menjadi storyteller atau pendongeng karena sebuah keterpaksaan. Cerita kemudian berlanjut ketika beliau mulai tertarik untuk mempelajari lebih jauh mengenai storyteller. Dia bilang bahwa bercerita itu bukan pekerjaan mudah. Ada banyak hal yang harus diketahui dan dipersiapkan sebelum mulai bercerita. Pernah pada suatu saat beliau bercerita dan ternyata malah ditinggalkan oleh para pendengarnya. Sehingga di akhir bercerita beliaupun kaget, karena hanya tinggal 1 anak saja yang masih tinggal. Si anak juga tidak memperhatikan ceritanya karena sedang disuapin oleh ibunya. Mungkin sejak saat itu, kemudian beliau ingin tahu dan belajar lebih jauh tentang storyteller sampai akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S2.

Lalu perubahan apa yg bisa dilakukan melalui bercerita? Ternyata ada banyak manfaat yang bisa diambil dari bercerita. Pertama, dengan bercerita baik si pendongeng ataupun pendengar akan selalu diajak untuk berimajinasi. Dengan berimajinasi pasti akan menumbuhkembangkan pola pikir, daya pikir dan kreativitas. Tapi sayangnya agak sulit mendapatkan cerita yang bagus ataupun pencerita yang inspiratif dan imajinatif. Ditambah lagi dengan media, terutama televisi yang isinya itu-itu saja. Disamping itu, kurikulum pendidikan sekarang pun rasa-rasanya tidak ada yang mengakomodasi atau mendorong anak didik untuk bercerita dan mendengar cerita. Bayangkan saja, saya pernah buka-buka buku matematika SD milik keponakan. Dan tahukah isinya apa? Isinya adalah gambar-gambar bangun ruang, kubus, trapesium, balok, dkk. Dan tentunya anak-anak SD itu hanya diminta melihat dan menghafalkan saja nama-nama benda itu. Mereka tidak pernah diajak untuk membangun sendiri benda-benda itu, membuat benda-benda baru yang berbeda yang mungkin belum ada namanya.

Masih bicara soal pendidikan lagi. Hampir disemua jenis ujian, pasti jenis soalnya adalah multiple choice atau pilihan berganda. Kenapa siswa tidak diijinkan untuk membuat pilihan sendiri? Tipe soal isian atau esai sepertinya juga sudah tidak ada lagi. Begitu pentingnya imajinasi itu, sampai Einstein pun bilang bahwa imajinasi itu lebih penting daripada ilmu pengetahuan. Karena imajinasi bisa menghasilkan ilmu pengetahuan baru. Dalam islam pun juga ditekankan pentingnya ijtihad yang juga dilakukan dengan mengoptimalkan daya pikir dan imajinasi dalam menyelesaikan kesulitan.

Kembali ke topik bercerita yang bisa membantu mengembangkan imajinasi. Sebenarnya imajinasi tidak hanya bisa dikembangkan melalui mendengarkan cerita, tetapi bisa juga melalui membaca. Namun, karena indera pendengaran jauh lebih kuat dibandingkan dengan penglihatan, mendengarkan cerita jauh lebih efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Kalau pernah dengar tentang cuci otak/cuci pemikiran, pasti sebagian besar dilakukan dengan bercerita, bukan dengan membaca. Karena ketika mendengarkan cerita, orang lebih cenderung untuk membayangkan cerita itu seakan-akan dirinya berada dalam cerita itu. Berbeda dengan membaca, dimana harus dilakukan secara runut dan urut yang mungkin cenderung lebih membosankan, seperti tulisan saya kali ini. Sudah mulai bosan kan?😀. Saya sudahi dulu saja, insyaAllah bersambung lagi.

image was grabbed from http://joyfulpublicspeaking.blogspot.com

2 thoughts on “Indonesia butuh cerita (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s