Rp 4.500 terakhir

Antrean mengular begitu panjang menjelang kenaikan harga bbm kemarin. Dari pagi di beberapa pom sudah terlihat antrean dan puncaknya adalah pada malam hari. Teman saya sampe kena macet setiap kali lewat pom bensin. Wow… banyak orang yang begitu antusias demi mendapatkan tetes terakhir senilai Rp 4500. Saya pun sebenarnya terpikir untuk ikut mendapatkannya. Oleh karenanya kemaren sengaja pulang agak telat. Siapa tau kalau sudah malam antreannya berkurang. Sekitar jam 11 malam saya pulang. Pas mendekati lokasi pom bensin dari jauh masih kelihatan antrean panjang.

Walaupun jalan di sekitar pom tersebut sudah tidak macet lagi, tapi saya memutuskan untuk tidak jadi berjuang demi Rp 4500 terakhir. Ada hal lain yang jauh lebih mendesak untuk saya perjuangkan. Saya harus secepat mungkin sampai ke kos karena perut ini sudah meronta-ronta kelaparan😀.

Diantara antrean kendaraan pemburu bbm tersebut,  saya juga sempat melihat beberapa mobil yang berjajar mengantre. Dan beberapa diantaranya adalah mobil-mobil bagus. Entah mereka ingin mendapatkan subsidi juga atau memang karena stok bahan bakar kendaraanya menipis. Masyarakat Indonesia ini bisa dibilang adalah penyabar yang luar biasa. Mereka begitu sabar menanti, sabar mengantre demi mendapatkan sesuatu. Ditengah kejemuan menunggu giliran tersebut, pastinya para petugas spbu sangat kerepotan dan kecapekan melayani para penyabar itu. Saya kasihan kalau yang bertugas melayani antrean sebanyak itu adalah petugas perempuan. Huff…tak terbayangkan capeknya.

Di sisi lain, para pemilik spbu pasti gembira tertawa-tawa. Karena bisa dipastikan jumlah penjualan bbm mereka meningkat tajam. Disalah satu spbu di ibukota, penjualan per jamnya meningkat sampai 500 liter. Bisa dibayangkan berapa banyak omzet penjualan yang didapat. Tapi pemilik spbu itu pastinya juga tidak bisa tertawa lepas, karena di beberapa tempat masih saja terdapat demo yang menolak kenaikan bbm ini. Diantara demo-demo tersebut saya rasa hampir semuanya anarkis. Bagaimana tidak, katanya demo demi memperjuangkan rakyat, tapi malah merusak fasum, malah beberapa waktu yang lalu ada yang menduduki spbu. Gimana to ini? Terus siapa yang kalian perjuangkan kalau malah rakyat kalian ganggu?

Bukan berarti saya mendukung kenaikan bbm ini. Tapi saya juga tidak dalam posisi yang terlalu menolak. Sebisa mungkin kita harus bijak menyikapi kenaikan ini. Salah satu alasan pihak yang tidak menyetujui kenaikan ini adalah waktunya yang mendekati puasa dan lebaran. Justru menurut saya waktu yang dipilih pemerintah pas sekali. Mengapa demikian? Karena dengan kenaikan yang menjelang puasa ini, pemerintah mengajak kita semua untuk benar-benar menjalankan puasa. Mereka mengajak kita untuk mengerem dan menghemat pengeluaran kita. Lihat saja setiap kali puasa, entah kenapa konsumsi masyarakat justru meningkat signifikan *termasuk saya, hehe😀. Beli ini, beli itu, padahal belum tentu dipakai atau dihabiskan. Apalagi kita mendekati lebaran gerai-gerai, toko-toko, mal-mal dan supermarket ramai-ramai memberikan “diskon” sehingga semakin mendorong masyarakat untuk konsumtif berlebihan.

Pemerintah pasti sudah memikirkan tentang keputusan pelik ini. Tujuan mereka sebenarnya baik, yaitu ingin mengajak kita lebih sabar, mengajak kita sering berpuasa, dan mengajak kita untuk lebih sering berbagi kepada mereka yang lebih membutuhkan. Intinya mereka ingin agar Indonesia ini lebih dekat dengan Tuhan😀. Bagi rakyat yang membutuhkan, jangan terlalu risau, pemerintah sudah menyiapkan berbagai macam program untuk membantu rakyatnya (smg benar2 dijalankan dengan penuh amanah). Bagi yang berkecukupan, sebaiknya berbagi, dan bagi yang berkelebihan hmm… apa ya? mungkin sebaiknya jangan banyak jajan😀.

Jadi, mari kita berpuasa😀. Semangat…!

Gambar diambil dari viva.co.id

2 thoughts on “Rp 4.500 terakhir

  1. saya juga antri mas panjang naik motor hampir 30menit tapi..jane gak cucuk yo.klo ngisi mobil lebih cucuk karena daya tampungnya banyak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s