Tanda merah

Tanda merah. Kunanti munculnya hampir setahun lamanya. Pagi itu tiba tiba dapat telepon dari bapak. Beliau cerita bahwa semalam bermimpi yang kalau diartikan bahwa akan segera hadir seorang cucu yang dinantikan.

Tentu saja saya terkejut dan senang penuh harap. Karena terakhir kali istri cek masih belum ada tanda tanda. Lagi pula test pack yang kami pesan masih belum sampai.

Kembali ke percakapan telepon. Ibu pun tiba tiba menimpali dengan menyatakan keyakinan yang sama. Apalagi ditambah dengan cerita mimpi dari nenek yang punya arti sama. Betapa antusias dan bersemangat sekali ibu dan bapak bercerita sekaligus menayakan keadaan istri. Sudah tes belum? Kapan mau tes? Masak tidak ada pertanda apa apa? Begitulah kegembiraan yang tergambar dari percapakan kami.

Tak lama kemudian terdengar suara orang di luar. Sepertinya barang pesanan sudah sampai. Ternyata benar, hp berdering, pesanan sudah sampai. Memang cepat benar pengiriman disini, kemarin pesan hari ini sudah sampai.

Saya pun bersegara mengambilnya. Istripun bersemangat membuka paket dan buru buru melakukan tes.

Disaat saya asyik membuka dan merapikan barang pesanan lainnya, lantang teriakan istri memanggil. Saya langsung loncat dari tempat tidur tergopoh gopoh.

Tanda merahnya dua… sahut istri selanjutnya.

Alhamdulillah… Sepontan saya lompat lompat kegirangan. Berucap syukur dan kalimat toyibah yang tak karuan susunan dan urutannya.

Baru kali ini saya rasakan betapa senangnya melihat warna merah itu.

Segera saya sampaikan kabar bahagi ini ke keluarga. Dan merekapun turut bahagia menyambutnya seraya berucap syukur.

Saya pun jadi sedikit cerewet dan protektif pada istri mengingatkan ini itu. Kami juga sepakat untuk hidup lebih sehat lagi. Hehe..

Awalnya kami bingung dimana harus memeriksakan kandungan, karena jarang ada rumah sakit yang staffnya mendukung komunikasi dalam inggris. Meskipun saya bisa sedikit-sedikit bahasa lokal, tapi kalau pas istri perlu check up sendiri kan kasihan.

Akhirnya setelah cari banyak informasi dan dapat saran dari teman, kami memilih Sion Women hospital yang jaraknya sekitar 30 menit perjalanan mobil dari rumah. Dan dengan modal nekat kami datang hari Sabtu tanpa reservasi lebih dulu.

Bersambung.

4 thoughts on “Tanda merah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s